Tampilkan postingan dengan label About Hacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Hacker. Tampilkan semua postingan

Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker berubah menjadi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini 'cracker' dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.
Hacker memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa hackerlah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus dsb. Padahal, mereka adalah cracker. Crackerlah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para hacker dipahami dibagi menjadi 2 golongan White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

Pada 1983 keluar pula sebuah film berjudul War Games yang salah satu perannya dimainkan oleh Matthew Broderick sebagai David Lightman. Film tersebut menceritakan seorang remaja penggemar komputer yang secara tidak sengaja terkoneksi dengan super komputer rahasia yang mengkontrol persenjataan nuklir AS.

Kemudian pada tahun 1995 keluarlah film berjudul Hackers, yang menceritakan pertarungan antara anak muda jago komputer bawah tanah dengan sebuah perusahaan high-tech dalam menerobos sebuah sistem komputer. Dalam film tersebut digambarkan bagaimana akhirnya anak-anak muda tersebut mampu menembus dan melumpuhkan keamanan sistem komputer perusahaan tersebut. Salah satu pemainnya adalah Angelina Jolie berperan sebagai Kate Libby alias Acid Burn. 

Pada tahun yang sama keluar pula film berjudul The Net yang dimainkan oleh Sandra Bullock sebagai Angela Bennet. Film tersebut mengisahkan bagaimana perjuangan seorang pakar komputer wanita yang identitas dan informasi jati dirinya di dunia nyata telah diubah oleh seseorang. Dengan keluarnya dua film tersebut, maka eksistensi terminologi hacker semakin jauh dari yang pertama kali muncul di tahun 1960-an di MIT.

Hacker terkejam di dunia

10:48 PM Selasa, 19 Juli 2011

Sebuah kelompok hacker berhasil mendapatkan 114 ribu email pemilik iPad, dengan memanfaatkan kerentanan di raksasa telekomunikasi AT&T.

Valleywag melaporkan para pembajak ini berhasil mendapatkan daftar email yang berisikan alamat email sejumlah pengguna papan atas iPad, termasuk pemimpin bisnis di AS, politisi bahkan pejabat militer.

Walleywag mempublikasikan beberapa nama dari daftar tersebut. Daftar itu termasuk kepala eksekutif New York Times, Janet Robinson, Walikota New York, Michael Bloomberg dan kepala staf Gedung Putih Rahm Emanuel.

Pemilik iPad itu adalah pelanggan layanan 3G AT&T yang menyediakan pengguna konektivitas seluler untuk komputer tablet layar sentuh dari Apple itu.

Valleywag mengatakan para hacker yang disebut Goatse Security mendapatkan nomor pengguna dari jaringan AT&T disebut ICC IDS.

Dalam sebuah pertanyaan, AT&T menyebutkan bahwa mereka memang memiliki percabangan data dan meminta maaf kepada para pelanggan yang terkena dampak.

“AT&T telah diinformasikan oleh pihak pebisnis pada Senin lalu mengenai potensi ICC IDS iPad mereka,” ujar pihak AT&T.

“Kami sedang melakukan penyelidikan dan akan menginformasikan kepada semua pelanggan mengenai alamat email dan ICC IDS yang mungkin masuk dalam daftar tersebut,” ujar AT&T.

“Di titik ini, tidak ada bukti bahwa ada informasi pelanggan lain yang telah tersebar.”

Valleywag mengatakan bahwa Goatse Security sebelumnya telah mengungkapkan kerentanan pada Firefox dan browser situs Safari.

Percabangan email AT&T ini menyangkut alamat email dari pemilik iPad di perusahaan-perusahaan misalnya Goldman Sachs, JP Morgan, Citigorup dan Morgan Stanley serta staf di Pentagon, Senat, Departemen Kehakiman, NASA dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Nah... kita langsung ke TKP saja ok.

Bagi yang sering main ke warnet atau internetan semalaman dan merasa bosan..
nah kini saat nya kita bermain main sedikit..

Hanya cukup menggunakan CMD, oia sebelum nya jika computernya memakai defrezz.. kita hanya perlu undeprezz.. banyak tuh.. di om google... :)

Ok. pertama klik star > run > ketikkan CMD tekan Enter

C:\Documents and Settings\chohong spy>

 oke.. selanjutnya kita harus ke direktori D atu E, law saran sich jangan yang C bisa bisa computer nya ancor oi... heheh ini  cuma iseng za...

D: tekan enter..

 cari nama file yg kira - kira menarik perhatian anda yang ada di direktori D tersebut.
Contohnya Dvd.Tackdown.avi. maka ketikkan perintah berikut.

assoc.Dvd.Tackdown.avi=.jpg

nah... file tersebut akan berubah menjadi jpg hahahhaaha

neu cuma iseng iseng za ea

Inilah fakta-fakta menarik dari dunia para hacker.

  • Apple freiPhone
Dari bluebox buatan sendiri yang digunakan untuk memanipulasi jalur telepon (phreaking), “Berkeley Blue” dan “Oak Toebark” memperoleh dana segar untuk mengembangkan komputer pertama mereka pada tahun 1970-an. Mereka adalah Steve Jobs dan Steve Wozniak. Bluebox sebenarnya ditemukan oleh John “Captain Crunch” Draper yang membobol jalur telepon dengan alat sederhana yang terbuat dari sebuah bungkus cornflakes.

  • Paranoid Killer Game
Dalam film WarGames, David menjebol sebuah komputer milik pemerintah dan hampir memicu perang dunia ke-3. Pada 1983, film ini telah menimbulkan ketakutan terhadap hacker di AS. Dalam acara di stasiun TV CBS, diperdebatkan apakah sebaik­nya orang tua melarang anak-anak mereka untuk berhubung­an dengan dunia luar melalui PC. Beberapa koran menampilkan artikel yang menganjurkan orang tua mengunci modem dalam sebuah safebox, layaknya sebuah senjata.

  • Membobol Alat Transportasi (Bagian I)
Setelah berminggu-minggu memprogram, hacker asal Berlin berhasil membobol sistem sepeda motor sewa milik German Rail pada akhir 2003. Sang hacker menunjukkan bagaimana ia dapat menggunakan motor secara gratis dengan menggunakan sebuah kode rahasia.

  • Membobol Alat Transportasi (Bagian II)
Januari 2008 sebuah trem keluar jalur di Lodz (Polandia). Seorang pemuda berusia 14 tahun te­lah memodifikasi sebuah remote TV yang dapat meng­atur perpindahan kereta me­lalui infra merah. Ia menggunakan trem yang menjadi moda favoritnya sebagai model kereta.

  • Belum Ada Undang-Undangnya
Juli 1981, hacker pertama ditahan di AS karena telah berkali-kali menerobos komputer milik Menteri Pertahanan AS. Lantaran belum ada undang-undangnya, Pat “Captain Zap” Riddle dipenjara atas tuduhan mencuri barang dan layanan telepon. Orang pertama yang dituntut dengan undang-undang “Computer Fraud and Abuse Act” yang berlaku sejak tahun 1986 adalah pencipta worm Robert “rtm” Morris pada tahun 1990.
 
  • Logo “Resmi” Hacker
hacker3
“Glider’, figur yang diambil dari dunia matematika “Conway’s Game of Life”, menjadi logo hacker resmi. Logo ini dibuat dalam format ASCII. Ada banyak hacker yang me­ngenakan t-Shirt dengan logo tersebut. Sebagian malah membuatnya sebagai tato.

  • Hack Bernilai Miliaran Dolar
acking paling “mahal” sepanjang zaman terjadi pada April 2009, ketika orang tidak dikenal mencuri beberapa terabyte data-data pengembangan jet tempur “F-35 Lightning II” dari komputer milik Pentagon. Program persenjataan AS paling mahal ini bernilai 300 miliar dolar.

  • Hacker AntiOscar
Pada tahun 2008, hacker menganugerahkan Pwnie Award kepada McAfee sebagai “produsen yang paling memalukan”. Perusahaan ini memberikan sertifikasi “Hacker Safe” pada website-website yang memiliki celah keamanan Cross Site Scripting. Setelah diketahui mereka kemudian menyangkalnya.

  • Penemu yang Jujur
Pada tahun 1984, pendiri Chaos Computer Club, Wau Holland († 2001) menunjukkan celah-celah dalam layanan online BTX. De­ngan bermodalkan data-data bank milik pengguna yang tersimpan dalam sistem, ia “me­ngeruk” uang senilai 135.000 Mark, tetapi kemudian dikembalikannya ke pihak bank.

  • Istilah
Pada 1960-an, mahasiswa Massachusett Institute of Technology memberi julukan “hacker” kepada rekan-rekan mereka yang pintar mengoptimalkan program. Saat ini, istilah tersebut justru digunakan untuk pencuri data, yang sebenarnya disebut “cracker”.
 

 

Profesi programer komputer merupakan salah satu profesi yang sangat pelik, bukan saja membutuhkan kemampuan berpikir logis,imajinatif, dan kreatif, melainkan membutuhkan stamina dan daya tahan tubuh yang baik. Maka tak heran profesi seperti programer ini riskan terhadap serangan penyakit dan gangguan kesehatan. Berikut adalah lima resiko yang harus dihadapi para programer:

1. Bisa Terkena Penyakit “Bell’s Palsy”
Bell’s palsy adalah nama penyakit yang menyerang saraf wajah hingga menyebabkan kelumpuhan otot pada salah satu sisi wajah.  Terjadi disfungsi syaraf VII (syaraf fascialis). Berbeda dengan stroke, kelumpuhan pada sisi wajah ditandai dengan kesulitan menggerakkan sebagian otot wajah, seperti mata tidak bisa menutup, tidak bisa meniup, dsb. Beberapa ahli menyatakan penyebab Bell’s Palsy berupa  virus herpes yang membuat syaraf menjadi bengkak akibat infeksi. Metode pengobatan berupa memeberikan obota-obatan  sejenis steroid dapat mengurangi pembengkakan.
Kata Bell’s Palsy diambil dari nama seorang dokter dari abad 19, Sir Charles Bell, orang pertama yang menjelaskan kondisi ini dan menghubungkan dengan kelainan pada saraf wajah.
 
2. Butuh kerja keras yang sangat ekstra
Terkadang seorang programmer harus begadang dan tidak tidur selama beberapa hari untuk menyelesaikan programnya.
 
3. Kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya
Biasanya seorang programmer lebih memilih untuk berdiam di rumah atau tempat ia bekerja dan selalu berada di depan komputernya.

4. Merasa terkucilkan oleh lingkunganya.
Secara psikologis, perasaan ini muncul akibat terlalu intens berhubungan dengan mesin-mesin dan cenderung jarang berhubungan dengan manusia. Akibatnya, meski belum sepenuhnya terjadi, programmer merasa dijauhi lingkungannya.



5. Berani dikejar waktu (harus tepat waktu)
Ini lah yang membuat seorang programmer menjadi pusing dan kelelahan, tidak terbayangkan jika harus mengerjakan
sebuah aplikasi/program yang sudah menjadi kewajibannya.

Sejak virus komputer pertama diidentifikasi 40 tahun lalu, proliferasi dari jenisnya telah terlihat signifikan. Dari besarnya volume, ukuran ancaman, bencana serta kerugian yang diakibatkan, tak diragukan lagi hal ini telah membuat permasalahan besar di era internet. 

Namun dari sekian banyak deretan program jahat yang mengancam ada yang bisa dibilang sebagai yang paling berpengaruh lantaran menyisakan 'kesan' tersendiri bagi pengguna. 

Berikut Top 20 virus sepanjang sejarah hasil dari studi perusahaan keamanan Trend Micro : 
  • Creeper (1971), virus program pertama yang berjalan di komputer Dec 10 di bawah sistem operasi Tops Ten. 
  • Elk Cloner (1985), virus komputer personal pertama di Apple IIe yang diciptakan oleh anak kelas 9. 
  • The Internet Worm (1985), ditulis oleh seseorang di Universitas Cornell yang dibawa internet 
  • Pakistani Brain (1988), ini adalah virus pertama yang menginfeksi PC IBM. Ditulis oleh dua bersaudara dari Pakistan dan diliput luas oleh media. 
  • Jerusalem Family (1990), sekitar lima puluh strain berbeda dari virus ini diyakini berasal dari Universitas Yerusalem. 
  • Stoned (1989), adalah virus yang dikenal luas dalam dekade pertama virus. Stoned adalah boot sector/infector .mbr yang akan menghitung jumlah reboot dari infeksi aslinya dan menampilkan frase 'your computer is now stoned'. 
  • Dark Anger Mutation Engine (1990), sebenarnya ditulis pada tahun 1988, tapi pertama kali digunakan pada awal tahun sembilan puluhan di virus seperti Pogue danCoffeeshop.  
  • Micheangelo (1992), sebuah varian dari Stoned, dengan muatan destruktif. 
  • World Concept (1995), virus macro di Microsoft Word pertama. Word Concept akan mengeluarkan frase, 'That’s enough to prove my point' dan hadir dalam era kedua virus komputer. 
  • Cih/Chernobyl (1998), adalah virus yang paling merusak yang pernah terjadi. Terjadi pada tanggal 26 setiap bulan (tergantung pada versi yang terlibat), menghapus hard drive, dan melenyapkan flash ROM BIOS dari komputer pengguna. 
  • Mellisa (1999), virus besar pertama yang menyebar melalui email, pada awal era virus internet. 
  • Lovebug (2001), worm email paling populer yang pernah ada. 
  • Code Red (2001), nama untuk minuman yang tinggi kafein, virus ini menyebar tidak melalui jaringan email atau halaman web. 
  • Nimda (2000), dijuluki virus 'Swiss Army Knife', digunakan sebagai buffer overflows, email, jaringan berbagi, dan sepuluh metode lain untuk masuk ke jaringan 
  • Bagel Netsky (2004) virus ini dirancang untuk menunjukkan kompetisi palsu, atau perang satu sama lain. 
  • Botnet (2004), komputer yang terinfeksi yang dapat mengulang dalam jaringan untuk menjalankan spam, menginfeksi orang baru, dan mencuri data. 
  • Zotob (2005), worm ini hanya mempengaruhi sistem unpatched Windows 2000, namun berhasil mengambil beberapa situs media utama, termasuk CNN dan New York Times. 
  • Rootkit (2005), mereka telah menjadi salah satu alat siluman yang paling populer dalam kode malicious. Hal ini digunakan untuk membuat malware lainnya tak terlihat dalam sistem operasi. 
  • Storm Worm (2007), virus pergi melalui ribuan iterasi akhirnya menciptakan botnet terbesar di dunia. Pada satu waktu yang diyakini bahwa lebih dari lima belas juta mesin yang terinfeksi pada saat yang sama, dan di bawah kendali dunia kriminal. 
  • Italian Job (2007), lebih dari sekadar malware. Italian Job adalah serangan terkoordinasi menggunakan kemasan tool kit yang dikenal sebagai MPack.

Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan. Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini : 

1. Kevin Mitnick Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam poster FBI Most Wanted. Kevin juga seorang Master of Deception dan telah menulis buku yang berjudul The Art of Deception. Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem. 

2. Linus Torvalds Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari LINUS MINIX. Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi standar hacker. Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux. 3. John Draper Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal. Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker) Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis. Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut Blue Box.


Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan - mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.

Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik - jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut - karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.

Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di http://www.sans.org, http://www.rootshell.com, http://www.linuxfirewall.org/, http://www.linuxdoc.org, http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/, http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/. Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm. Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/, http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.

Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini - tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.

Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.

Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By ‘System Crackers’ When Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk http://www.ns2.co.uk. Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anak-anak muda pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia s/d tahun 2002 - karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda kita ini.

Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang ada.

Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).

Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.

Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls <domain or network>’ , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah ‘expn <user>’, dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya.

Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow.

Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti ‘ps’ & ‘netstat’ di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.

Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan). Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).

Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan ‘clean-up’ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh.

Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm -rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.

Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm -rf / &’.

Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para hacker (bukan Cracker). Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb. secara sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma di Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.

Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival dotcommers di wahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya,  pertengahan April 2001 di adakan hacking competition di Internet untuk membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu. Hacking competition tersebut di motori oleh anak-anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko (handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya bermodal cekak - bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.

Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya pembaca muda, untuk bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film Startrek Next Generation, “To boldly go where no one has gone before”.

Sumber : http://www.facebook.com/groups/dunkom?view=doc&id=10150368987425130

Ini Dia Hacker Indonesia

6:22 AM Rabu, 29 Juni 2011

Mungkin Sementara ini dari beberapa nama hacker indonesia baru yang tiga ini yang masih kelihatan wujudnya, tapi saya yakin masih banyak di luar sana yang namanya mungkin saja belum di pupblikasikan di masyarakat, ya mungkin saja mereka merahasiakan identitas asli mereka.. Wah... Coba Jika kita kaji lagi dan kita cari - cari pasti ada... tapi capek juga.


Nah Ini lah Tiga orang yang di akui Hacker Terbaik di Indonesia,
1. Dani Firmansyah A.K.A Xnuxer 

Xnuxer(di dunia maya), nama panggilan Dani Firmansyah di dunia bawah tanah, di tangkap Satuan Cyber Crime Direktorat Reserse Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya pada tanggal 24 April 2004 sekitar pukul 17:20 di Jakarta. Jumat 16 April, Xnuxer mencoba melakukan tes sistem sekuriti kpu.go.id melalui XSS (cross site scripting) dari IP 202.158.10.117, namun dilayar keluar message risk dengan level low (website KPU belum tembus atau rusak). Sabtu 17 April 2004 pukul 03.12,42, Xnuxer mencoba lagi melakukan penetrasi ke server tnp.kpu.go.id dengan cara SQL Injection dan berhasil menembus IP tnp.kpu.go.id 203.130.201.134, serta berhasil meng-up date daftar nama partai pada pukul 11.23,16 sampai pukul 11.34,27. Teknik yang dipakai Xnuxer dalam meng-hack yakni melalui teknik spoofing (penyesatan). Xnuxer melakukan serangan dari IP 202.158.10.117, kemudian membuka IP Proxy Anonymous Thailand 208.147.1.1 sebelum msuk ke IP tnp.kpu.go.id 203.130.201.134, dan berhasil membuka tampilan nama 24 partai politik peserta pemilu. Beruntung Xnuxer meng-hack situs KPU hanya karena ingin mengetes keamanan sistem keamanan server tnp.kpu.go.id, tanpa ada muatan politik. Di tambah, sifat Xnuxer yang sangat cooperatif, akhirnya Xnuxer hanya di bui beberapa bulan saja.

2. Onno W. Purbo A.K.A Kang Onno
 
Onno Widodo Purbo (lahir di Bandung 17 Agustus 1962; umur 45 tahun) adalah seorang tokoh (yang kemudian lebih dikenal sebagai pakar di bidang) teknologi informasi asal Indonesia. Ia memulai pendidikan akademis di ITB pada jurusan Teknik Elektro pada tahun 1981. Enam tahun kemudian ia lulus dengan predikat wisudawan terbaik, kemudian melanjutkan studi ke Kanada dengan beasiswa dari PAU-ME.
RT/RW-Net adalah salah satu dari sekian banyak gagasan yang dilontarkan. Ia juga aktif menulis dalam bidang teknologi informasi media, seminar, konferensi nasional maupun internasional. Percaya filosofy copyleft, banyak tulisannya dipublikasi secara gratis di internet. Pejuang kemerdekaan frekuensi 2.4 GHz, VOIP-Rakyat, dan Antena Wifi dari kaleng.




3. I Made Wiryana aka Pak Made.

Beliau adalah Cyber Pas­pam­pres, saat ini bertang­gung jawab dalam dis­ain dan pen­gelo­laan tek­nis situs Pres­i­den SBY. (Per­nah digem­pur meng­gu­nakan teknik DDos (Dis­trib­uted Denial of Ser­vice), namun dalam waktu hitun­gan detik back-up server lang­sung up).Beliau juga pelo­por perkem­ban­gan Linux di Indone­sia bersama pak Rus­manto (redak­tur Info Linux). Beliau menye­le­saikan pen­didikan di dua insti­tusi pen­didikan yaitu S1-Fisika Uni­ver­si­tas Indone­sia pada tahun 1991 dan S1 Teknik Infor­matika STIMIK Gunadarma tahun 1992 dan melan­jutkan Mag­is­ter di eidith cowan uni­ver­sity Aus­tralia dan sejak tahun 2004 sam­pai sekarang sedang menye­le­saikan pro­gram Dok­toral di RVS
Bielfield Jer­man. Dan sekarang berdomisili di Jerman.
Beliau menan­gani per­an­can­gan dan imple­men­tasi jaringan Inter­net di Uni­ver­si­tas Gunadarma den­gan meman­faatkan sis­tem Open Source dari awal­nya. Mewak­ili IPKIN dalam kelom­pok kerja Stan­dard­is­asi Pro­fesi TI untuk Asia Pasi­fik (SEARCC). Aktif men­jadi koor­di­na­tor beber­apa proyek pen­er­jema­han pro­gram Open Source seperti KDE, SuSE, Abi­word dan juga seba­gai advi­sor pada Trustix Merdeka, dis­tibusi Linux Indone­sia yang per­tama, serta koor­di­na­tor tek­nis WinBI dis­tro berba­hasa Indone­sia yang dispon­sori oleh BPPT. Aktif menulis di Detik.com, Sat­unet, KOMPUTEK, MIKRODATA, ELEKTRO, PC Mag­a­zine Indone­sia, BISKOM, KONTAN, Warta eGov dan pengisi kolom tetap dan pendiri INFOLINUX, dan aktif berkon­tribusi melalui TIM PANDU.
Sta­tus peker­jaan­nya adalah Dosen Tetap Uni­ver­si­tas Gunadarma.

Nah Bagi Kamu.. akankah nama mu menjadi legenda di Negeri ini?